Tips dan Sistem Aman Investasi Investasi Saham Part 1

Di dunia pasar modal, saham yaitu instrumen investasi dengan tingkat resiko paling besar dibandingkan instrumen investasi lainnya, tapi saham memberikan imbal balik atau keuntungan yang besar pula. Berinvestasi di pasar modal memang memiliki karakteristik resiko dan return (imbal balik) diatas rata-rata investasi dari produk perbankan lainnya, seperti deposito atau tabungan berjangka. Melainkan, ada pula risiko investasi pasar modal yang sepatutnya dipahami dengan baik agar Anda bisa mengoptimalkan profit dan meminimalisir kerugiannya.

Sebagai calon pemberi modal, sebelum Anda memutuskan untuk menanamkan dana di pasar modal dan bermain saham, hal mendasar yang semestinya Anda miliki adalah kemauan untuk belajar seputar saham dan mengenali ragam profil resiko investasi Anda. Belajar seputar saham itu gampang apalagi dengan kemudahan mendapatkan kabar dikala ini. Rajin-rajinlah membaca berita dari dunia online, buku, majalah keuangan, hasil riset lembaga keuangan atau berkonsultasi dengan penasihat investasi. Jangan pernah membeli produk investasi saham yang tak Anda pahami yang cuma akan merugikan Anda. Agar investasi Anda memberikan hasil yang memuaskan, jangan malas untuk mencari info dan mempelajarinya. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan sebelum Anda berinvestasi saham

  1. Konsultasi Sebelum Membeli Saham

Sebelum berinvestasi saham, Anda semestinya memahami metode membeli saham Indonesia di bursa saham. Caranya, Anda terlebih dulu membuka rekening saham atas nama Anda. Pembukaan rekening saham dijalankan ke perusahaan sekuritas (perusahaan pialang atau perusahaan broker saham). Lazimnya teknis, pembukaan rekening saham mirip dengan pembukaan rekening tabungan. Pengerjaan, saldo awal rekening untuk investasi saham diawali dari Rp5 juta sebagai saldo awal minimal. Setelah lainnya, Anda akan diminta untuk mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening pemberi modal dengan melampirkan data identitas domisili tempat tinggal, data usaha atau pekerjaan, data pakar waris, dan copy rekening buku tabungan Anda. Transaksi jual beli saham dilakukan melalui perantara bernama perusahaan sekuritas. Kabar Anda memiliki rekening saham, Anda dapat memulai membeli saham yang Anda inginkan. Lakukan konsultasi saat Anda memilih saham sebelum melakukan pembelian. Aktiflah bertanya dan mempelajari saham-saham perusahaan yang memiliki prospek baik untuk investasi.

  1. Monitor Selain Saham Perusahaan

Sebelum Anda membeli saham, pelajari analisis fundamental sederhana tentang keadaan perusahaan saham yang Anda pilih. Lakukan monitoring pada informasi-kabar berkaitan perusahaan hal yang demikian. Tujuan memonitoring ialah memperhatikan keadaan perusahaan hal yang demikian apakah perusahaan yang bertumbuh dan berkembang dengan sehat dan menuai untung atau sebaliknya. Bila itu, perhatikan pula info lainnya seperti rencana bisnis perusahaan hal yang demikian, capsa susun apakah perusahaan hal yang demikian memiliki rencana untuk ekspansi bisnis, akuisisi perusahaan baru, atau sebaliknya mempunyai agenda untuk pengurangan atau penyusutan bisnis. Pelajari pula performa perusahaan saham-saham yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Anda dapat menerima banyak kabar dari laman BEI perihal prospektus perusahaan, profile perusahaan, laporan keuangan, sampai kabar pasar modal lainnya. Tujuannya, agar Anda bisa mengenal perkembangan saham perusahaan yang Anda pilih hal yang demikian, hal ini berkaitan erat dengan hasil invetasi yang akan Anda temukan. perusahaan memiliki agenda bisnis yang baik dan bertumbuh sehat, sahamnya juga akan mengalami hal yang sama.

  1. Lakukan Observasi Teknikal

Sebagai pemberi modal, Anda perlu mempelajari cara melaksanakan analisa teknikal simpel terhadap saham-saham yang Anda pilih. Tujuannya, agar saham yang Anda beli mempunyai harga beli dan jual terbaik. Selain pula pergerakan harga saham dengan memperhatikan grafik harga saham. Nilai ini akan berakibat pada keputusan transaksi jual atau beli, sekiranya harga saham perusahaan yang Anda incar sedang murah, dan Anda meyakini saham hal yang demikian memiliki prospek baik nantinya, maka ini menjadi timing atau waktu yang pas untuk membelinya.

  1. Pahami Risiko Eksternal Saham

Sekiranya elemen internal, investasi saham di pasar modal juga diberi pengaruh oleh risiko eksternal. Macam investasi Anda di pasar modal bisa naik atau turun karena faktor eksternal, antara lain, kondisi perekonomian (perlambatan ekonomi atau percepatan ekonomi) dalam negeri, kondisi ekonomi global, stabilitas keadaan politik dalam negeri, dampak nilai tukar rupiah kepada dolar Amerika Serikat, kebijakan pemerintah dan lain sebagainya.

Berinvestasi merupakan sistem yang bagus untuk mengembangkan aset yang Anda miliki. Saham adalah instrumen investasi saham rentang panjang yang menguntungkan. Bijaklah senantiasa dalam berinvestasi saham, jangan mudah tergiur dengan investasi tak sah atau investasi abal-abal yang menawarkan untung selangit. Sebelum investasi, pelajari dan pahami seluk beluk, untung rugi dan strategi berinvestasi saham dengan cara yang aman dan menguntungkan.

Kommentar verfassen